“Dear Neptunus, aku mencintainya, di depannya aku mampu menjadi diriku
sendiri, seperti airmu yang selalu membawa semua pesanku. Dia pun
begitu, membuatku hanyut oleh sorot matanya. Membuatku lupa oleh
kesedihan rasanya, sampai aku tak bisa katakan apa-apa padanya, bahkan
untuk sekedar bilang rindu atau butuh.”—Perahu kertas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar