Rabu, 17 September 2014

September Terpahit



Ada banyak kisah yang terkadang tak selalu bisa kita tebak...
Segala skenario yang telah dirancang dengan begitu rupa olehNya tak kan ada yang bisa merubahnya...
Pagi seakan menjadi pagi terkelam dan begitu juga dengan malam...
Seakan tak ada kisah yang manis untuk bisa dikenang.....
Berbagai problema tlah menghapus ada...
Segala warna menjadi bagian dari inti garis kehidupan...
Angin berhembus menghapus peluh kekhawatiran...
Tubuh ringkih nan lemah dengan tegar terus berdiri...
Wajah pucat dan tirus menggambarkan dunia tlah berakhir...
Menjelang malam suara semakin mencekam...
Dilema tergambar dengan kuat melawan emosi...
Tangisan kecil tersamar jangkrik mungil penghias kalbu...

Aku..
Aku adalah bagian dari penggal kisah ini..
Kisah yang tak pernah kubayangkan sebelumnya..
Kisah yang melukai hati ini...
Kisah yang tak ingin ku ungkapkan..
Dan kisah ini yang berhasil merobohkan semuanya...
Bagian dari potongan-potongan memori yang menikam ....
Menjadi bagian pelengkap akan bumbu kedukaan dan kehilangan..

Tak lagi merasakan manisnya madu dalam setiap tegukan teh penyegar...
Hanya terasa hambar dan seringkali hanya ingin memuntahkan semua kepenatan ini di atas kanvas putih...
Tahukah kamu kalau kamu masuk dalam bagian ini maka dapat ku pastikan semua senyum dan pancar kebahagiaan dalam pendar matamu akan sirna..
Maka kamu jangan mendekat dan pergilah...
Atau ku saja yang pergi hanya dengan membawa tas kain kusam tak bernyawa...

Semua yang ku tulis ini bukan bagian dari kemarahanku..
Ini hanya sebagian rasa lelahku menghadapi dunia yang tak lagi seindah ketika pertama kali ku bisa merangkak diatas ubin kecoklatan....
Semua ini tak kan ada artinya bagi siapa pun yang membaca...
Dan jangan menyesalinya ketika telah habis tuntas membacanya..
Karena mungkin kau akan telah memiliki kaca mata tersendiri untuk melihat bagaimana kerikil-kerikil dibawa telapak kakimu menyapa setiap kau menginjaknya..
Begitu juga dengan tulisan ini..
Tulisan tak bernyawa...

Jika telah habis membaca coba pejamkan mata indahmu diantara puluhan orang yang sedang berjalan dan bercerita...
Merasakan kebisingan itu juga bagian dari kehidupan yang mungkin belum pernah kau perhatikan..
Berbicara dalam diam untuk mengungkapkan dan merasakan semuanya...

Sabtu, 07 Juni 2014

ALWAYS BACK TO YOU


"Kemuliaan matahari lain dari pada kemuliaan bulan, dan kemuliaan bulan lain dari pada kemuliaan bintang-bintang, dan kemuliaan bintang bintang yang satu berbeda dengan kemuliaan bintang yang lain." 
1 Kor 15:41


 
Romance and tragedy comes all at once to me whenever it comes to you
I’d consider myself as a fool for being used by my own expectation
But still I can’t except that it might be true, that might be I just have to move on and find another you
Sometimes I just can’t handle it but cry, I’ve cried for you a zillion times before
 
Reff:
I wish that I can ever say goodbye
To you, to your innocence and crime
But still the universe, they always leads me back to you once more
 
I can’t forget your smell, although maybe you don’t even remember my full name
There’s always been a great painting of you and it’s blocking my view
No matter where I go.. and i

Sabtu, 31 Mei 2014

Tentang Pendar


Ketika ku memandang mata itu..
Ku kira pendar bintang yang terlihat ..
Namun aku salah..

Pendar itu hadir dari benda langit..
Ya benda langit yang sering kali ku abaikan..
Saat ini pendar itu berhasil menyita mata ini..
Menyita untuk terus memandangnya..

Aneh memang..
Karena tidak biasanya memandang pendar ini..
Tapi menarik dan ajaib..
Mampu membuatku sejenak teralih dari pendar biasanya..

Bingung.. Ya bahkan sangat bingung dengan pendar ini..
Pendar yang sangat asing dan baru...
Terasa berbeda dari pendar biasanya namun indah..
Ya, sangat indah..
Entahlah..
Mungkin ini hanya perasaanku saja..
Ku terlalu takut untuk menerka pendar apa yang sebenarnya ku lihat ini...

Terlalu lama termakan waktu yang telah tua...
Membuat kebingungan dan berbagai pertanyaan hadir..
Pendar yang lalu telah terganti dengan pendar yang baru..
Entahlah..
Saat ini hanya bingung dan takut yang terasa...
Biar pendar ini menghiasi pekatnya malam..
Dan waktu yang akan menjawab semua...
Biar saja terdiam dan tak ada yang mengetahuinya....

Jumat, 23 Mei 2014

Angan Seorang Penari




Dia tersenyum dalam sukacita dan rasa tersendiri....
Menggerakkan setiap gerakan dengan perlahan, anggun, penuh rasa dan lembut.....
Mencoba selalu merasakan setiap gerakan dalam alunan lagu.....
Melangkah perlahan....
Memutar...
Memejamkan mata....
Menarik nafas perlahan....
Karya sederhana yang membuat hati terasa tenang ketika melakukannya...
Namun Dia selalu memiliki rencana Indah .....
Ada masa dimana Sang Penari hanya bisa termangu dan memejamkan mata.....
Mencoba merasakan.. Bukan lagi merasakan suatu tarian manis, namun sebuah rasa yang ada dalam diri Sang Penari....
Bukan rasa lelah dan sakit...
Hanya rasa kecewa dan sedih....
Kecewa dan sedih ketika menyadari sudah saatnya untuk istirahat dari semua itu...
Ya istirahat.....
Mengistirahatkan jasmani yang tak lagi semampu dulu...
Kini jasmani ini lebih ringkih dari sebelum-sebelumnya... Bahkan sangat ringkih...
Terasa kosong dan sepi...
Ya, merasakan kehilangan yang amat sangat.....
Tangan ini, kaki ini, dan badan ini telah lama bergerak dengan begitu berat... Menopang setiap gerakan lembut yang menerawang.......
Terkadang ketika menyadari semua itu harus dilakukan dan bukan hanya menjadi susuan kata saja terasa sesak...
Sang Penari kehilangan rasa dalam setiap gerak....
Bagi Sang Penari setiap gerakan dan alunan lagu adalah kesatuan antara 2 hati.... 1 kehidupan... 1 rasa .... Dan 1 Kehidupan....



Bukan Rasa... Hanya Imaji....


Bibir ini terdiam, meski ribuan kata-kata telah berada diujung.....
Mata ini terpejam, mencoba mengingat memori-memori kecil yang mungkin masih boleh ku putar kembali.......
Mencoba melangkah dalam kesesakan terbalut kabut kelabu.....
Bernafas diantara hempasan debu ....
Menerawang dalam kegelapan...
Melayang... Ya hanya sedikit membayangkan... 
Gelap dan pekatnya malam menelan bintang dan bulan...
Suara malam yang terdengar selalu setia menemani...
Terduduk diatas tembok dingin teras depan rumah singgah...
Ada keraguan yang hadir membalut rasa sedih dan sesak dalam satu ikatan...
Memejamkan mata sejenak menghirup udara dengan begitu dalam .....
Dingin dan kosong....
Sukma membeku diantara titik tak berpendar dalam kesemuan...
Keabadian melayang, menjauh dan perlahan tak lagi terlihat...
Gelap dan lembap...

Kamis, 22 Mei 2014

Song For Mama - Boyz II Men

You taught me everything
And everything you've given me
I always keep it inside
You're the driving force in my life, yeah

There isn't anything
Or anyone that I can be
And it just wouldn't feel right
If I didn't have you by my side

You were there for me to love and care for me
When skies were grey
Whenever I was down
You were always there to comfort me
And no one else can be what you have been to me
You will always be
You will always be the girl in my life
For all times

[Chorus:]
Mama, mama, you know I love you
Oh you know I love you
Mama, mama, you're the queen of my heart
Your love is like tears from the stars
Mama, I just want you to know
Lovin' you is like food to my soul

You're always down for me
Have always been around for me
Even when I was bad
You showed me right from my wrong
Yes you did

And you took up for me
When everyone was downin' me
You always did understand
You gave me strength to go on

There were so many times
Looking back when I was so afraid
And then you come to me
And say to me I can face anything
And no one else can do what you have done for me
You'll always be
You will always be the girl in my life, ooh oh

[Chorus:]
Mama, mama, you know I love you
Mama, mama, you're the queen of my heart
Your love is like tears from the stars
Mama, I just want you to know
Lovin' you is like food to my soul

Never gonna go a day without you
Fills me up just thinking about you
I'll never go a day without my mama

[Chorus:]
Mama, mama, you know I love you
Mama, mama, you're the queen of my heart
Your love is like tears from the stars
Mama, I just want you to know
Lovin' you is like food to my soul


Edisi Homesick Akut :(

Rabu, 21 Mei 2014

Angin





Seperti angin bertiup, berhembus pelan menggoyangkan daun-daun kering di atas ranting-ranting rapuh. Ingin menjadi batu karang yang kuat meski terkena debur ombak, tapi apa daya kini telah menjadi angin yang terkadang begitu menenangkan dan terkadang menjadi pembawa bencana untuk kehidupan yang lainnya dikala hati ini tidak baik dan menjadi tiupan angin kencang yang tak terkonrol. Sungguh tak bisa diduga dan tidak tahu harus bagaimana, dan mulai lelah. Tak ingin banyak mengeluh, tak ingin terus mengatakan lelah dan tak sanggup lagi. Namun batin ini terasa begitu sangat lelah dan tak lagi sanggup untuk bertahan. Ingin menangis tapi tak ada yang menetes. Mungkin sudah kering atau mungkin air mata pun enggan dan lelah untuk muncul.
Ingin ku berlari juah, jauh dan sangat jauh sekali hingga tak ada satupun yang tahu dimana ku berdiri dengan begitu rapuh dan mencoba untuk terus bernafas di atas kelelahanku yang seakan tak lagi sanggup untuk menghirup meski hanya sejenak untuk menarik nafas. Sesak yang begitu terasa namun ingin terus berusaha dan terus berusaha untuk menghirup meski tersenggal-senggal dan telah terasa teramat sakit.
Berlari dan terus hingga kaki ini tak lagi memakai alas, dan telah terluka telapak kaki ini terkena kerikil-kerikil kecil yang menggoreskan hingga meneteskan luka. Sakit dan teramat sakit, namun terus berlari dan terus berlari dengan begitu kuat meski terasa mati rasa. Namun semangat ini tak ada habisnya, meski berkali-kali merasakan sakit dan lelah.
Kepala ini terus memutar berbagai kejadian yang terpotong-potong bagaikan kaset film yang telah lama tak diputar dan mulai rusak. Namun terus dan terus memperlihatkan potongan bayangan-bayangan yang telah terjadi jauh di masa lalu dan masa sekarang. Baerbagai bayangan yang termanis, terpahit, teramat pahit, manis, kecewa dan mungkin sedikit manis dan pahit yang telah menjadi satu adonan kehidupan. Bukan hal luar biasa bagiku, namun bagian hal yang teramat luar biasa dan begitu ajaib. Ya, ajaib untuk segala hal yang terjadi, hanya kata ajaib yang saat ini selalu terlintas dalam benak ini.